Pada hari Senin tanggal 02 September 2019 pukul 09.30 bertempat di Ballroom Hotel Grand Zuri Dumai Jl.Jendral Sudirman Kel.Bintan Kec.Dumai Kota -Kota Dumai telah dilaksanakan acara "Rapat Koordinasi dan Latihan Pencarian dan Pertolongan Daerah Tahun 2019 kita tingkatkan pelayanan jasa pencarian dan pertolongan secara profesional Sinergi dan militan dalam penanganan kecelakaan pelayaran di di Selat Malaka".

Dalam rapat tersebut dihadiri oleh Sdr. Eko Suharjo, SE (Wakil Walikota Dumai), Brigjen Mar Budi Purnama (Direktur Operasi BASARNAS), Kolonel laut (P) Wahyu Dili YH (Danlanal Dumai), Sdr. Amiruddin As (Kepala Kantor BASARNAS Pekanbaru), Kompol A.Gea (Kabag OPS Polresta Dumai), Kapten Arh Daulay (Pasi Ter Dim 0320/Dumai), AKP Komang, S.I.K (Kasatpol Air Polresta Dumai), Sdr. H.Afrilagan SH (Kepala BPBD Dumai), Sdr. Sukandar (KSOP Dumai) dan dihadiri ± 100 orang peserta pelatihan.

Adapun kata sambutan yang disampaikan sebagai berikut :
  • a. Sdr. Eko Suharjo, SE (Wakil Walikota Dumai) sekaligus membuka rapat koordinasi dan latihan Pencarian dan pertolongan Daerah Th 2019 dan menyampaikan bahwa “Inti rapat koordinasi ini kita ini semuanya paham batas kita tanggung jawab kita pemerintah semuanya stakeholder profesionalisme semuanya bisa kita dapatkan bagaimana kegiatan penyelamatan dan pertolongan ini maksimal.Indonesia luar biasa panjang lautnya alur lautnya luar biasa. Menyangkut kebencanaan selalu bertanya dampaknya kita bisa Rasakan ini mengirikan, disatu sisi tapi semua itu tentang kebencanaan di luar batas nalar kita diluar batas kemampuan kita tapi yang paling penting antisipasi, langkah-langkah kita seperti apa.Karena kalau sudah terjadi pertaruhannya adalah nyawa tapi sebagai manusia walau tidak ada nyawa nya lagi tentunya upaya kita bagaimana bisa ditemukan dalam batas yang memungkinkan. Sementara alat utama 30% maindpowernya juga masih terbatas.SAR kerjanya luar biasa di atas 24 jam di luar batas kewajaran secara fisik ini juga berhadap-hadapan dengan resikonya kalau sudah terjun tentu risikonya luar biasa dengan kondisi yang terbatas Bagaimana Bapak Ibu tahu bisa menyelamatkan, selain menyelamatkan resiko kerja juga luar biasa.Kepada Basarnas Kota Dumai kepada kita semua bahwa profesional itu penting karena kalau kita tidak profesional susah untuk memulai apapun posisi kita susah untuk memulai dari mana Star poinnya. Jika ingin profesional dalam mengisi formasi ini profesional pekerjaan bisa Insyaallah dengan baik. Kalau sudah profesional sinergitas Kita kuat, Lalu bagaimana kemudian pasukan Bagaimana operasi ini berjalan dengan baik disampaikan dengan meeting dengan planning dengan evakuasi yang sudah matang, kita bekerja sepenuh hati dengan dimulai semboyan kita diiringi doa. Bapak/Ibu yang hadir semuanya saya ingin selama 2 hari ini semuanya serius kebencanaan harus tetap dikelola secara profesional dengan tim yang kuat dengan manajemen yang baik”.
  • b. Brigjen TNI Budi Purnama (Direktur Opersi BASARNAS) menyampaikan bahwa “Kegiatan rapat ini dan latihan adalah untuk memupuk kebersamaan kita institusi dari bapak Presiden bahwa semua kegiatan operasi kita harus Sinergi dan BASARNAS punya dari Basarnas tidak pernah menggelar operasi dengan sebutan operasi satuan BASARNAS, kita selalu menyebutkan operasi Sar gabungan menyadari dengan kondisi personil dan perlengkapan alat utama (ALUT) yang sangat terbatas dan begitu luasnya wilayah tanggung jawab. Indonesia ini dengan luas garis pantainya 8000 KM lebih dengan 17.500 pulau besar dan kecil dengan tiga alur laut kepulauan yang merupakan jalur transportasi pelayaran dunia termasuk di udaranya.Dalam kesempatan rapat ini juga kita harapkan menemukan 1 format dan produk membuat produk kontinjensi tindakan kontijensi, kemudian dia di hari pertama dan hari kedua kita coba latihkan apakah sinergitas disampaikan Pak Wakil Walikota ini bisa terwujud betul dari mulai dari pengumpulan unsur-unsur SAR gabungan kemudian briefing awal menuju ke RKP / LKK (Lokasi Kejadian Kecelakaan), kemudian Siapa saja yang terlibat dan alat komunikasi apa saja yang digunakan dan sebagainya. Yang rumit logistik operasi nanti Basarnas mana yang menjadi kewajiban Basarnas mensuport logistik operasi, sampai berapa lama berapa hari kalau ketentuan UU Nomor 29 tahun 2014, 7 hari, ditemukan bukti baru diperpanjang 3 hari, menjadi 10 hari dan seterusnya, tapi pasti diakhiri. Mengundang keluarga korban dan memberikan penjelasan operasi ini harus diakhiri. Mudah-mudahan rapat koordinasi Ini menghasilkan produk-produk atau gagasan atau kesimpulan yang bermanfaat buat daerah”.
Pada pukul 11.00 Pembukaan rapat koordinasi dan latihan pencarian dan pertolongan daerah Tahun 2019 selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib.