Pada hari Sabtu tanggal 21 September 2019 pukul 20.30 bertempat di Gedung Pendopo Sri Bunga Tanjung Jl. Puteri Tujuh Kel. Teluk binjai Kec. Dumai Timur Kota Dumai telah dilaksanakan kegiatan Wisuda/Pengesahan Warga Baru PSHT Cabang Dumai Tahun 2019.
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Drs. Syamsudin (Staf Ahli Pemko Dumai), Kapten Arh Daulay (Pasi Ter Kodim 0320/Dumai), Iptu Usia (Perwakilan Polres Dumai), Sdr. Akiak (Perwakilan Ketua PSHT Pusat), Sdr. Wardoyo Supardi (Ketua Cabang PSHT Dumai), Sdr. Imam Maryono (Dewan cabang PSHT Kota Dumai), Sdr. Sadli (Perwakilan IPSI Dumai), Sdr. Sunardi (Ketua cabang PSHT Duri Kab. Bengkalis), Sdr. Sabariabto (Ketua PSHT cabang Kab. Rohil) dan dihadiri ± 100 orang Anggota PSHT Kota Dumai dan tamu undangan.
Adapun kata sambutan yang disampaikan sebagai berikut :
Dalam kegiatan tersebut dihadiri oleh Drs. Syamsudin (Staf Ahli Pemko Dumai), Kapten Arh Daulay (Pasi Ter Kodim 0320/Dumai), Iptu Usia (Perwakilan Polres Dumai), Sdr. Akiak (Perwakilan Ketua PSHT Pusat), Sdr. Wardoyo Supardi (Ketua Cabang PSHT Dumai), Sdr. Imam Maryono (Dewan cabang PSHT Kota Dumai), Sdr. Sadli (Perwakilan IPSI Dumai), Sdr. Sunardi (Ketua cabang PSHT Duri Kab. Bengkalis), Sdr. Sabariabto (Ketua PSHT cabang Kab. Rohil) dan dihadiri ± 100 orang Anggota PSHT Kota Dumai dan tamu undangan.
Adapun kata sambutan yang disampaikan sebagai berikut :
- Sdr. Wardoyo Supardi (Ketua Cabang PSHT Dumai) menyampaikan bahwa “Calon warga yang akan di kukuhkan sebanyak 80 orang calon warga PSHT cabang Dumai yang terdiri dari 50 orang dari Kota Dumai, 27 orang dari Kec. Mandau Kab. Bengkalis dan 3 orang dari duri Kab. Bengkalis.Selaku pengurus cabang PSHT Kota Dumai memohon kepada Ketua PSHT Pusat Madiun yang di wakilkan kepada Kang Mas Akiak untuk mengesahkan warga baru PSHT cabang Kota Dumai.Adapun jumlah warga baru PSHT Provinsi Riau sebanyak 2.600 orang dan untuk warga baru PSHT seluruh Indonesia lebih dari 70.000 orang.Semoga warga baru yang akan di lantik menjadi bermanfaat dan berkontribusi bagi warga Kota Dumai”.
- Drs. Syamsudin (Staf Ahli Pemko Dumai) menyampaikan bahwa “Sebagaimana kita ketahui, pencak silat berasal dari kata “pencak" yang berarti menggerakan tubuh dengan berbagai hentakan dan menampilkan keindahan yang ada sedangkan silat merupakan inti dari ajaran bela diri dalam suatu pertarungan. Dalam perbedaan penyebutan istilah pencak silat memiliki ciri khas yang berbeda, Beberapa pencak silat juga dianggap memiliki aliran tersendiri. Pencak silat awalnya berfungsi untuk melindungi diri dari tantangan alam karena bekal untuk merantau atau pergi dalam perjalanan, namun semakin lama pencak silat digunakan untuk mempertahankan diri dari serangan musuh dan ilmu ini diturunkan baik secara lisan maupun non lisan dan diajarkan langsung pada orang yang ingin belajar menyelami Ilmu Pencak Silat. Setia Hati atau lengkapnya Persaudaraan Setia Hati Terate (PSHT). Aliran silat ini yang Saya ketahui sudah ada sejak dulu sekali dan berkembang menjadi salah satu jenis bela diri paling populer. Di Indonesia namanya cukup fenomenal dan sering disebut sebagai aliran silat paling disegani. Persaudaraan yang tulus dengan di dasari rasa saling sayang menyayangi, hormat menghormati dan penuh tanggung jawab, yang tidak memandang siapa aku dan siapa kamu, tidak dilandasi hegemoni keduniawian, seperti derajat, pangkat dan martabat, juga bukan persaudaraan yang dibatasi suku, ras, agama dan antargolongan. Saya Atas nama Pemerintah Kota Dumai mengucapkan terima kasih kepada perintis, pendiri, tokoh Setia Hati Terate, dan Pengurus Setia Hati yang telah bersusah payah membimbing dan mengenalkan pada ajaran budi luhur inl, tahu benar dan salah, beriman, bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.Jangan sekali-kali persaudaraan ini merusak citra Setia Hati Terate. Karena Pencak Silat ini yang saya ketahui, sudah berakar di sanu bari masyarakat Indonesia dan sudah terkenal didalam Olah Raga Mix Martial Art (MMA)”.
- Sdr. Akiak (Perwakilan Ketua PSHT Pusat) menyampaikan bahwa “Setia Hati Terate selalu melaksanakan pengesahan warga baru PSHT di bulan Muharram karena di bulan tersebut merupakan bulan yang mempunyai sejarah.Saya mengingatkan agar warga PSHT meyakini bahwa rintangan dan malapetaka dengan persaudaraan akan bisa kita hadapi bersama.Mari kita meneruskan amanah pendiri PSHT yang merupakan pejuang bagi Kemerdekaan Republik Indonesia yang saat ini berusia 97 tahun yang sudah berdiri yang cukup matang untuk hidup tentram damai dalam bingkai persaudaraan. Persaudaraan setia hati tidak mengenal perbedaan suku, agama golongan semua dalam persaudaraan setia hati.Berbagai gangguan telah merusak persaudaraan Setia hati madiun namun bisa ditepis karena bisa menentukan yang benar dan salah serta menempatkan hukum sebagai landasan. Kepada semua pihak yang membantu pelaksanaan kegiatan ini saya ucapkan banyak terima kasih semoga hasil jerih payah menjadikan sebagai amal ibadah”.
Pada pukul 22.20 kegiatan Wisuda/Pengesahan warga baru PSHT Cabang Dumai tahun 2019 selesai dilaksanakan dalam keadaan aman dan tertib.

0 Komentar